Kamis, 03 Juni 2010

HOBI MERENDAKU

Merenda adalah salah satu hobibu selain membaca novel, menjahit dan menonton film drama. Awalnya mengenal merenda adalah karena melihat pernikahan ibu dan bapakku yang sedang duduk diranjang pengantin beliau. Ada benda yang terlihat sangat eye cacthing, yaitu sprei putih dengan renda besar menjuntai kebawah bermotif serumpun anggur putih lengkap dengan daunnya. Indah sekali dan sangat istimewa sekali ternyata sprei itu buatan ibuku sendiri. Ibupun memoerlihatkan sprei itu. Sayang karena materialnya bukan dari benang yang baik sehingga warna renda anggur sudah tidak putih lagi. Terang saja karena ibu hanya menggunakan benang kasur saja.. Benang yang biasa dipakai untuk membuat kasur kapuk waktu itu.
Kekagumanku ini ternyata membuat ibu memintaku untuk belajar dan membuat sendiri renda-renda seperti itu, melihat ketertarikanku dan mungkin memang sudah ada bakat-bakat yang menurun kepadaku, dengan mudah aku mampu menguasai dasar-dasar mejarut. Akupun mampu membuat sendiri taplak-taplak renda bulat, tas-tas kecil dan beberapa shawl juga aku buat sendiri. Memang lucu kelihatannya, aku yang pada waktu itu duduk dikelas 4 Sekolah Dasar tetapi mempunyai hobi merenda yang umumnya dilakukan oleh ibu-ibu setengah baya atau nenek-nenek biasanya. Pernah ibu memintaku ikut les renda yang diselenggarakan salah seorang tetangga kami yang sengaaja memanggil guru dari Sarinah Departemen Store yang khusus menjual benang-benang renda untuk memberi pelajaran teknik-teknik merenda. Aku didaftarkan ibu, teman-teman belajarku, semua adalah tante-tante yang umurnya jauh diatas ibuku.. aku yang masih berumur kira-kira 9 tahun berada diantara mereka. Aku tetap bersemangat mengikuti kursus. walaupun hanya datang 2 kali saja tapi banyak teknik yang kudapat dari kursus itu.
Ada hal lain yang bisa kebagakan sebagai anak kecil yang bisa merenda yaitu pada saaat nge trendnya remaja memakai tas kecil melingkar dibadan. Saat itu banyak sekali dijual tas-tas selempang untuk ngeceng waktu itu. Tas-tas itu dibuat dengan renda atau jahitan kain yang dibentuk bulat atau kotak diberi accesories dan warna warni. Aku bisa membuatnya sendiri tas seperti itu dan ikut bergaya layaknya anak remaja SMA atau mahasiswa. Melihat buatanku, remaja tetangga rumahku minta dibuatkan. Aku memenuhi keinginananku hanya dalam waktu 3 jam saja.. alhasil melihat tas buatanku bagus banyak remaja-remaja lain yang berkeinginan untuk dibuatkan juga.
Hampir setiap hari 2 atau 3 tas bisa kubuat.. bangganya melihat semua remaja tetangga rumahku memakai tas buatanku. Hanya bermodal benang wol saja, mereka bisa memintaku untuk dibuatkan tanpa harus membayar. Menurutku kebanggaan tidak ternilai harganya, sehingga tidak perlu dibayar akupun dengan senang hati akan membuatkan.

Sampai sekarang, disamping hobi-hobiku yang lain, aku masih teta merenda membuat barang-barang yang aku sukaui. Sayang tidak aku koleksi karena biasanya belum selesai aku kerjakan sudah ada yang meminta tas atau taplak itu, dan dengan sukarela aku akan memberikannya.

Disela waktuku yang cukup sibuk, karena aku adalah karyawati disalah satu instansi Pemerintah, dan ibu dari 3 orang anak, aku masih menyempatkan diri untuk memenuhi kehausanku akan penyaluran hibi yang salah satunya adalah merajut benang renda.